Oleh: mariarina | Mei 15, 2008

buat Rina

berikut adalah salah satu puisi karya sahabat keluarga, timur sinar suprabana yang baru saja saya baca pertama kali dini hari tadi dalam blog barunya.

 

buat Rina
:kerna bulan mengapung di Mata

kebahagiaan kerna diamdiam mencintai
bikin Taman di hati
bikin Tumbuh segala sunyi
bikin Kosong makin tak butuh isi
jadi hamparan tanpa cekungan
jadi kehijauan hari berhujan
jadi cakrawala kemudaan

mencintai
mempertemukanku dengan kalbu
dengan rumah rahasia hatiku
yang gang dan nomornya
kutulis dalam warna merahkesumba
dan menyala di tiap malam tiba
berbinar pula di mata

memekarkan hampir segala Bunga
cuma dewa tapi
yang boleh memetiknya
:dengan Hati

april 2008


Responses

  1. Rina. Hati-hati. Timur Sinar Suprabana, penyair itu, PENGGODA NOMOR SATU di kota ini. Tetapi, yakinlah, ia PENCINTA SEJATI. Tak pernah melukai hati. Aku tak tahu, puisi itu harus membuatmu bersyukur atau…. kuatir!

    he… he… santai aja pak/bu…
    predikat penggoda layak diberikan hanya jika ada yang tergoda.
    bagaimana & siapapun penciptanya, puisi adalah Puisi, sebuah karya seni. tidak ada yang perlu dikuatirkan dengan itu.
    btw, thank’s atas perhatiannya.

  2. Rin, wuih……nek bojoku sing digudo ngene wis tak jak berbalas pantun si timur ini:
    ikan bandeng emang amis
    lebih enak kalau tanpa duri
    kalo nggak ngganteng jangan sok puitis
    tapi boleh juga’ aku diajari bikin puisi
    (he he he…
    ternyata ada sisi yang tak kuketahui,
    mungkin terlalu singkat persinggungan kita / geometri kali ….)

    hui.. hui..
    klo balik ke semarang, ta’ temukan ma si jago puisi ‘ndie. ben di ajar… diajari.

  3. Mbak Rina…itu yg mbak ceritakan ke aku ttg launching buku itu ya? Ee..maaf aku baru lihat blognya mbak sekarang, baru tahu kalo punya blog he he he..bagus tu puisinya..boleh dong kenalan ama si pembuat puisi, jadi aku isa curhat jg ttg puisi, mumpung puisiku jg banyak..piye mbak..tak tunggu jawabannya..boleh sms biar cepet daripada aku mesti ol kelamaan. Salam buat mas Ciput ya..bye

    mba’ nia…
    hi.. hi.. iya nich, baru ajaran ngeblog…
    loh boleh… sangat boleh… baik banget beliau.
    ke rumah aja tar kuanter, deket kok… soalnya beliau ga hobby chatting kaya mba’ nia.
    salam kembali buat pak joko & io.

    GBU


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: