Oleh: mariarina | Mei 23, 2008

waspadai kebocoran gas

kebakarankriiiiiing….. kriiing….. jam 05:30 kemarin lusa telepon rumah berdering, spontan jantung dag-dig-dug. sejak setelah menerima berita meninggalnya seorang kakak beberapa tahun lalu, deringan telepon pada jam-jam terlalu (terlalu pagi atau terlalu malam) selalu membuat spot jantung. benar saja, pagi itu dikabarkan rumah adik terbakar. segera saya dan suami menyambar tabung pemadam kebakaran dan meluncur ke rumahnya.

tidak sampai 10 menit kami tiba di lokasi kejadian. api sudah padam. tapi sebagian besar mebeler terbakar, plafon di seluruh ruangan ambruk. mukjizat karena satu-satunya ruangan yang tidak terjamah oleh api adalah kamar tempat adik dan anaknya tidur. salah seorang pembantu rumah tangga menjadi korban kebakaran. 50% kulit terbakar dan harus ditempatkan di ruang isolasi icu rumah sakit untuk mencegah risiko infeksi. uch…. sungguh mengenaskan kondisi gadis tersebut dengan muka, tangan, kaki terbakar. semoga kondisinya cepat membaik dan tidak mengalami cacat fisik menetap (walaupun secara akal tidak mungkin). amien… amien… amien…

saat itu kami belum mengetahui penyebab kebakaran. di saat setiap orang mulai mengeluarkan teori penyebab kebakaran, kemudian tiba-tiba tercium bau kebakaran yang menyengat. dan akhirnya ditemukan kobaran api membakar alas main anak-anak (terbuat dari karet) di kamar tidur anak yang sebelum tidak diperiksa sama sekali. saking paniknya, tabung pemadam kebakaran yang kami bawa dari rumah tadi baru bisa berfungsi setelah api dipadamkan menggunakan air, beginilah klo orang panik (atau goblok?) he.. he..

akhirnya kemudian diketahui bahwa penyebab kebakaran adalah tabung gas yang bocor. memang tabung baru dipasang 2 hari sebelumnya.
kebocoran disinyalir mulai terjadi malam sebelumnya dan sampai akhirnya gas memenuhi seluruh ruangan kecuali satu kamar tidur, karena tekanan udara ber ac di kamar tersebut menyebabkan gas tidak bisa mengalir ke dalamnya.
sampai kemudian pagi harinya, ketika seorang pembantu rt menyalakan kompor gas dan wuuush…. api menjalar dan buum…. terjadilah ledakan yang sangat keras. ledakan bukan akibat tabung yang meledak, tapi karna tekanan udara yang sangat cepat dan keras mengakibatkan plafon ambrol dan beberapa mebeler terlempar.

photo di atas saya ambil sehari setelah insiden kebakaran. sebelum ini, walaupun sudah berhati-hati terhadap kemungkinan kebocoran tabung gas, tapi tidak pernah membayangkan betapa efeknya sedemikian mengerikan. plafon ruangan, mebeler terbakar, laci2 rak terbuka terjatuh, bahkan kursi-kursi yang berada jauh dari dapurpun terlempar jauh. bahkan saking besarnya tekanan udara, tanaman di kebun di luar rumah terbakar juga. uuff… mengerikan!

setelah mengamat-amati, ternyata rumah tersebut tidak mempunyai bukaan ventilasi pada malam hari sehingga gas tidak dapat mengalir keluar dan memenuhi seluruh rumah. memang sebagian rumah yang dibangun akhir2 ini tidak didesain berbouven. banyak pertimbangan yang menyebabkan munculnya perencanaan seperti itu, salah satunya untuk menghindari masuknya tikus, karena ruangan ber ac, dll. selain itu, dapur seringkali berada menyatu dengan ruangan lain. baru sadar, pertimbangan orang-orang jaman dahulu memisahkan dapur dari rumah utama dan rancangan berventilasi lebar adalah sangat tepat.

klo boleh berandai-andai, jika ada satu saja penghuni rumah (pagi itu ada 2 pembantu rt dan 1 sopir yang sudah terbangun) yang mempunyai perhatian dan mengenali bau khas gas, atau jika saja semua pintu dan jendela sudah terlebih dahulu dibuka sebelum melakukan aktifitas memasak, maka kebakaran akan dapat dicegah. seandaiiiinya…. tapi nasi sudah menjadi bubur.
hal terbaik yang dapat dipetik dari kejadian ini adalah memberikan sebuah pengalaman berharga tentang kehati-hatian dan perhatian terhadap situasi sekitar.


Responses

  1. jadi ngeri bacanya…btw, banyak kejadian2 akibat tabung gas tersebut, untungnya aku disini gak pake gas tapi semuanya pake listrik.

    salam kenal mb’…
    yach penginnya sih begitu mb’… tp mana mungkiiin???
    di semarang aja listrik digilir! udah 3hr ini tempat usaha ga produktif, listrik mati pet pet!
    sedangkan era gas aja byk yg blm kenal he.. he.. he..
    gasisasi (apaan tuh?) belakangan ini aja udah menelan bbrp korban, ada yg tabungnya dikutak-katik pake obeng dll, akhirnya buuum…
    nasiiiib… nasiiib….

  2. Just wanted to say that I read your blog quite frequently and I’m always amazed at some of the stuff people post here. But keep up the good work, it’s always interesting.
    See ya.

    thank’s for your kind attention. plz never hesitate to look out my blog critically.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: