Oleh: mariarina | Juni 30, 2008

lahir barengan

deno’ 27 – atie’ 32 – rina 37
lahir barenganawal juni kemarin, di meja ruang koperasi terlihat ada kue ultah, terharu nich, ternyata pada inget yaaaa… kebetulan sekali, ada 2 anak bertanggal lahir sama, deno’ staff koperasi adhi arta abadi dan atie’ staff pt. majapahit astabaja. tanggal sih boleh sama, tp pastinya aku yang paling matang (bahasa halusnya pengganti kata “paling tua” hi.. hi..). lainnya masih imuts paut 5 dan 10 tahun lebih muda.

waktu bergulir sangat cepat ya… masih inget banget masa taman kanak-kanak dijemput becak kemudian sepanjang jalan teriak-teriak kesenengan sambil kasih semangat ama pak becak yang lagi kebut-kebutan dengan becak-becak lain (jalanan dulu masih sepi banget sih). masih inget juga kesedihan yang berulang kali ketika harus selalu berpisah dengan teman-teman karena setiap 2-3 tahun ortu harus pindah tugas ke kota lain.

nyata banget asyiknya kebutan motor saat bubaran sma, satu-satunya cewek yang nekat ngetrek dengan rekor bolos sekolah (jangan ditiru ya adik-adik he.. he..). masih terbayang jelas bagaimana ngotot kuliah di teknik arsitektur dan kuatnya melek berhari-hari ngerjain tugas. inget juga ejekan temen-temen dan dianggap telah melakukan penghinaan terhadap mereka karena kebangetan sekali dengan semangat ’45 mengulang ambil beberapa mata kuliah yang bernilai b. juga ketika di kampus dianugerahi predikat “penghilang karcis parkir terbanyak”.
semua masih lekat banget di ingatan…

bling… sekarang sudah makin berumur dengan predikat yang mengikutinya: ibu, tante, bude, bahkan eyang! di usia ini, apa yang sudah aku lakukan? ehm… tidak banyak! karya apa yang sudah dihasilkan? ehm… i don’t snow (saya tidak salju)… he.. he..
banyak target, impian yang gatot dan beberapa terpaksa diskip. sebagian harus tetap diperjuangkan dengan harapan supaya dapat terealisasi. semoga… amien…


Responses

  1. hai, hai, hai! hai, mbakyu tersayang. aduh, bagaimana aku masih berani menyebut kau “tersayang” jika bahkan kapan engkau berulangtahunpun sungguh tak ingat? pada diri sendiri aku berkata, “timur…, timur…, terlalu!”
    di sini, sekarang, meski dengan tersipu, walau sungguh sangat terlambat, ijinkan saya bergumam, “selamat berulang tahun mbak rina. selamat berulangtahun keindahan!”

    biar lambat asal selamat.
    terima-kasih sekali…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: