Oleh: mariarina | Juli 7, 2008

pawon

tungku pawon jowo rewang membantu masak ngulek kentang
pawon memasak menumbuk


beberapa saat yang lalu ketika menghadiri undangan perkawinan salah satu kerabat di kebak kramat karanganyar solo, sempet celingak-celinguk ke dapur. bentuk pawon [artinya dapur dalam bahasa jawa] masih sangat sederhana dan tradisional. perapian untuk memasak terbuat dari batu yang ditatah dibentuk kotak berlubang untuk memasukkan kayu bakar. alat-alat memasak yang digunakannyapun masih sangat tradisional [kecuali beberapa wadah plastik]. seperti lazimnya bangunan kuno, bangunan pawon terletak terpisah dari rumah utama.

menurut saya sih pawon berasal dari kata awu [abu dalam bahasa jawa]. jadi pawon artinya yaitu tempat yang menghasilkan abu karena proses pembakaran dalam proses memasak menggunakan kayu bakar.
perapian selain terbuat dari batu yang ditatah, sering juga terbuat dari batu/batu bata yang disemen atau dilapisi [maaf] kotoran sapi. sampai saat ini, di daerah-daerah masing banyak dijumpai perapian ini.


Responses

  1. Pawon itu berasal dr daerah mana, mbak..??
    Bahannya dr apa saja seh?😀

    salam kenal…
    pawon di photo tersebut terletak di kebak kramat karanganyar solo.
    bahan dari batu yang ditatah.
    thank’s.

  2. salam kenal
    ada beberapa daerah perkampungan yang dekat dengan hutan2 biasanya masih banyak yang menggunakan pawon karena bahan bakarnya gampang di ambil dari batang2 pohon yang sudah jatuh.

    saya di malang kota juga masih menggunakan pawon tapi hanya untuk masak air dan kalao ada acara syukuran selebihnya masak untuk makan sehari-hari yah di kompor gas gitu.

    iya pak, masih banyak yang menggunakannya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: