Oleh: mariarina | Oktober 9, 2008

sebuah karya romo mangun

tempat perziarahan sendangsono di kulonprogo merupakan salah satu karya arsitektur peninggalan romo yb mangunwijaya yang secara bertahap dibangun sejak tahun 1974. suasana adem, nyaman sangat terasa begitu memasuki kawasan tersebut, dan sejenak dapat melupakan dunia luar untuk masuk ke alam rohani meditasi…
[bersambung…]

gazebo sendangsono via dolorosa sendangsono
sendang sono 1 sendang sono 2

gua maria the cross
gua-maria-1 the-cross

kapel para rasul kapel tri tunggal gazebo
chapel altar gasebo


rumah di semarang
bukitsarisaat berkunjung ke sendangsono minggu lalu, langsung teringat pada sebuah bangunan di daerah bukit sari semarang. rumah tersebut “katanya” juga merupakan hasil rancangan romo mangun [tetapi banyak pihak yang menyangsikannya]. walaupun ada beberapa bagian yang kurang sreg, tetapi merupakan salah satu rumah di semarang yang saya sukai. sungguh terkejut ketika suatu saat mendapati rumah tersebut telah rata dengan tanah… hiks…
menurut beberapa sumber, alasan pembongkaran karena tanah akan dijual dan pemilik tidak mau memberatkan pembeli karena harus membeli bangunannya. aneh??!! daripada diambrukkan, kenapa rumah tidak diberikan secara percuma saja? hiks…
selain hunian itu, ada sebuah rumah kesukaan yang beberapa bulan lalu juga menghilang tercerabut dari tempatnya, berlokasi di jalan sultan agung semarang [perempatan jalan sisingamangaraja], samping akademi kepolisian [akpol].
huh?!
kenapa ya rumah-rumah yang saya sukai beberapa hilang lenyap… [mudah-mudahan yang lain tidak menyusul].


Responses

  1. Mbak,
    Saya Erwin, sedang menyusun buku dokumentasi karya2 arsitektur Romo Mangun. Sampai saat ini saya sudah mengumpulkan 78 karya. Moga2 tahun depan sudah bisa terbit. Saya baru tahu kalau ada rumah karya Romo Mangun di Bukit Sari Semarang. Bisa saya diberi info lebih lanjut?
    Terima kasih sebelumnya.

    waduh pak… info apa aja yg dibutuhkan?
    itu photo [beserta copy sertifikat dsb] saya dapat dari temen yang sempat diserahi tugas untuk menjualkan rumah tersebut.
    sayang yaaa dibongkar… msh ada photo lain sih. akan segera saya emailkan.
    menara yang tampak di photo adalah tempat doa.
    sukses ya… kabar-kabari klo buku sudah terbit…

  2. sendang sono… kangen aja kesana…
    masih adem pasti…

    sekarang makin adem mba’…
    yuuuk…

  3. apa yang sudah dibuat orang yang selalu bilang membela minoritas di Thailand sana
    sebarkan ke teman teman

    http://hangtuahbatam.blogspot.com/2008/10/4-tahun-peristiwa-berdarah-takbai.html

  4. menurut saya karya romo mangun sangat bagus.

    yups… sangat sependapat…

  5. Luar biasa… Tenang… Asri… Adem Ayem… wis… apik tenan mbak…, kapan2 aku pingin sekali kesana kalau lagi mudik… kalee…
    Trims.

    wach… lama sekali??? ayooo pas weekend wae…
    iya pancen uenak berteduh disana.

  6. Dulu sempet berkewajiban bikin tugas analisis novel Durga Umayi karya Romo. Semula aku memang dah agak akrab dengan tulisan dia. Dari novel-novelnya maupun esai-esainya. Kalau dari sisi fiksi rasanya belum ada yang melanjutkan. Tulisan-tulisan Romo Mudji lebih banyak nonfiksi. Romo Sindhu juga. Siapa ya penerusnya?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: