Oleh: mariarina | Januari 28, 2010

cara berkendara…

mencoba sedikit berteori mengenai cara mengemudi mobil. sikap dan tingkah-laku berlalu-lintas merupakan cerminan dari etika masyakarat secara keseluruhan. semoga berguna…

  • seorang pengemudi tentu saja harus memiliki sim a… apa dan bagaimanapun cara memperolehnya😀
  • sebelum melaju, atur posisi duduk senyaman mungkin dan pasang safety belt.
  • fokus pada tujuan anda bepergian, hindari mengemudi terlalu pelan karena mengganggu pengemudi lain… [kalau tidak, di rumah aja bung! bersarung… santai]. mengemudi kenceng sangat diperbolehkan tetapi jangan ugal-ugalan dan membahayakan. berjalan lambat merepotkan pengguna jalan lain dalam waktu relatif lama, berkecepatan tinggi jika mengganggupun hanya sekilas wuuush… blash.
    berjalanlah secara konstan… beberapa pengemudi seringkali memacu mobilnya gila-gilaan tapi kemudian pada rute tertentu berbalik sangat melambat… artinya usaha untuk mendahului mobil-mobil lain sebelumnya adalah percuma.
    berkendara pada rpm yang tepat dan paling efesien, usahakan jangan melebihi 3.000rpm disamping karena kurang nyaman juga boros bahan bakar, jangan kurang dari 2.000rpm karena mesin mobil akan mengelitik.
  • pandangan jangan hanya terfokus pada jarak pendek ke depan, tetapi sampai berpuluh meter. jika terjadi sesuatu kekacauan jauh disana, akan lebih cepat mengetahui dan mensikapi. pengereman mendadak acap kali terjadi karena jarak pandang terlalu terbatas. terjebak di belakang kerumunan mobilpun demikian.
  • jika ingin mendahului iringan mobil di depan anda, perhitungkan jarak yang harus ditempuh untuk menempati posisi yang diinginkan, dengan jarak laju mobil dari arah berlawanan. itu penting karena gengsi dong ach… karena kehabisan jalan kemudian mendesak mengemis minta tempat pada kendaraan yang telah anda dahului sebelumnya.
  • hindari berjarak terlalu jauh dengan mobil di depan, terutama saat awal melaju setelah berhenti… hal ini akan memberi kesempatan lebih banyak mobil di belakang anda untuk segera bebas dari hambatan dan dapat segera berjalan.
  • jangan pernah berjalan beriringan sejajar 2 jalur dengan kecepatan yang hampir sama… jika merasa bisa lebih cepat, dahului mobil disamping anda, sebaliknya jika tidak, mengalahlah.
  • bila masuk antrian, tetapkan posisi mobil di jalur yang ada. jangan kreatif membuat jalur baru di luar area jalan, karena akan menambah keruwetan saja.
  • selalu waspada terhadap situasi sekitar. termasuk jika di depan terlihat ada gang, sangat mungkin sekonyong ada sepeda motor nyelonong tanpa permisi. ledakan populasinya menjadikan motor raja jalanan, maka semakin berhati-hatilah, karena cara berkendara mereka seringkali tidak tertib dan membahayakan.
  • jangan tanggung mengambil posisi. tentukan anda berada di jalur kiri jika kecepatan mengemudi di bawah rata-rata kendaraan lain untuk memberi ruang bagi yang ingin mendahului. jika sekiranya ada mobil di belakang anda melaju lebih kencang, berikan jalan padanya… jangan justru menghalangi.
  • jika berencana memotong arus/berbelok ke kanan, posisikan mobil anda sehingga kendaraan di belakang tetap bisa melaju sambil berjalan secara perlahan sampai saatnya benar-benar ada kesempatan untuk berbelok. jika anda bermaksud memutar arah/berbalik, perhitungkan jarak putar mobil, dan lakukan dalam 1 kali putaran saja sehingga tidak menghambat arus kendaraan dari arah depan/berlawanan.
  • perhitungkan kecepatan di tikungan. pengereman saat menikung akan berpengaruh pada keseimbangan kendaraan.
  • manfaatkan momentum, terlebih saat jalan menanjak menghindarkan mobil terengah-engah kepayahan. lepaskan pedal gas lebih awal saat mendekati keramaian/traffic light sebelum menginjak rem.
  • beri jalan kepada mobil pemadam kebakaran atau mobil ambulance untuk lewat. halangi rombongan motor gede he.. he.. [sirik :(]
  • telapak kaki kiri yang selalu pada posisi berdiri seolah siap menginjak pedal kopling akan sangat melelahkan… lebih rileklah. taruh telapak kaki santai menyentuh lantai mobil seluruhnya.
  • saat berhenti sementara, misal di traffic light dan saat antrian, posisikan gigi transmisi netral. istirahatkan sejenak kedua kaki dari tugasnya…
  • matikan semua elekrikal (ac, lampu, radio, cd) saat akan menghidupkan dan mematikan mesin.
  • sistem perapian mobil saat ini sudah lebih baik daripada generasi sebelumnya, oleh karena itu, jangan memanaskan terlalu lama, maksimal 5 menit.
  • jika terpaksa melewati genangan air banjir, mengemudilah secara stabil dengan kecepatan rendah. hindari merubah-rubah kecepatan dan jangan berhenti. itu akan mengurangi risiko air masuk kedalam knalpot.
  • patuhi rambu-rambu jalan
  • selalu gunakan lampu sign jika akan berbelok arah atau berpindah jalur.
  • atur kaca spion sesuai posisi mengemudi anda dan pergunakan seoptimal mungkin, utamanya jika akan melakukan perubahan arah dan kecepatan jalan.
  • pindah gigi transmisi sebagai cara untuk mengurangi kecepatan. lakukan dengan smooth. tetapi apabila dibutuhkan, jangan pelit menginjak rem.
  • hidupkan lampu jika cuaca mendung/berkabut. operasikan lampu hazard saat darurat atau dalam kondisi perlu perhatian khusus, misal mobil mogok atau mundur.
  • seorang pengemudi mobil harus menguasai cara mengganti ban dan pastikan ban cadangan selalu tersedia di dalam mobil.
  • beberapa pengemudi seringkali merasa tidak mengantuk kembali saat mulai mengemudi, tetapi alangkah baiknya untuk menghindarinya.
  • bunyikan klakson jika melewati tikungan sepi sebagai tanda akan ada mobil lewat atau lakukan dim beberapa kali saat malam hari.
    jangan terlalu sering membunyikan klakson… mengganggu kesehatan telinga pengguna jalan lain.
  • walaupun sangat tidak diinginkan, anda harus sering berandai-andai terhadap situasi yang mungkin terjadi dan pikirkan solusinya, misal jika rem mobil blong, mengalami slip atau ban pecah.
  • adalah egois, jika memarkir mobil tanpa peduli kendaraan lain. ambil area parkir sekedar cukup untuk membuka pintu dan keluar masuk orang, dilarang boros. jangan menghalangi arus kendaraan lain.
  • perhatikan selalu kondisi mobil dengan melakukan service secara berkala.
  • jaga fisik sebagai antisipasi bila sewaktu-waktu mobil mogok dan butuh tenaga dorong…
  • yang terpenting dari kesemuanya itu adalah: utamakan keselamatan.

Responses

  1. waw. tipsnya lengkap. hehe.

    mau nambahin satu nih:

    ketika mengerem, lihat kaca tengah sekilas untuk melihat seberapa dekat mobil yang ada di belakang kita. supaya kita bisa mengira-ngira harus seberapa pakem kita ngerem.

    untuk menghindari tertabrak.

    makasih… makasih…
    sbenernya udah ditulis jg sih, cm beda bahasa he he he…:

    • pergunakan kaca spion seoptimal mungkin, utamanya jika akan melakukan perubahan kecepatan dan arah jalan.

  2. Komplit bener tips nya. Yang penting dipraktekkan… Betul ndak Bu ?, hehehe. Masih rajin nulis yah, bagus lah

    butul pak… harus! nulis ini krn td sumpek di jalan, semrawut.
    ha.. ha.. ini jg tulisan pertama setahun terakhir ini.

  3. Tambahan…
    -Kurangi penggunaan mobil untuk hal-hal yang dirasa kurang perlu.
    -berkendara mobil sebaiknya tidak sendirian, alangkah baiknya jika penuh sesuai dengan jumlah jok yang tersedia. Hitung-hitung agar beban emisi karbon nya nggak ditanggung sendirian.
    Kita bisa menyelamatkan bumi, bahkan dengan cara yang sederhana.

    sip.. sip.. save the earth


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: